Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Motor Beat Injeksi nembak-nembak serta Biaya Servicenya

 

Tidak dapat dipungkiri bahwa Motor Beat adalah sepeda motor skuter buatan Honda yang sangat populer di Indonesia saat ini. Ini adalah salah satu model motor matic yang sangat diminati di pasar Indonesia. yang menjadi keunggulan dari motor Beat ini adalah Desain yang Modern dan Stylish. Honda Beat menawarkan desain yang unik dan modern yang menarik perhatian banyak pengendara. Dengan bodi yang ramping dan kontur aerodinamis, motor ini terlihat sporty dan mewah. Selain itu Honda Beat juga terkenal karena efisiensi bahan bakarnya. Dengan teknologi injeksi bahan bakar yang canggih dan desain mesin yang ringan, motor ini dapat memberikan konsumsi bahan bakar yang rendah, menjadikannya pilihan yang ekonomis untuk pemiliknya.

Dengan berbagai keunggulan tersebut,maka tidak heran motor ini sangat banyak sekali pemakainya. Namun walaupun demikian, diluar segala keunngulanya,terdapat beberapa penyakit yang sering dikeluhkan oleh pengguna yaitu suara knalpot yang nembak-nembak (Backfiring).

Apa itu knalpot nembak (Backfiring)

Backfiring adalah masalah yang umumnya terjadi pada mesin bensin yang dapat menghasilkan suara ledakan atau dentuman dari sistem knalpot. Ini bisa menjadi masalah yang mengganggu dan mengindikasikan masalah dalam proses pembakaran mesin. Penyebab utama backfiring melibatkan gangguan dalam siklus pembakaran mesin. Berikut adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan backfiring:

Penyebab Knalpot Nembak-nembak :

Masalah Pembakaran Bahan Bakar: 

Salah satu penyebab umum backfiring adalah pembakaran bahan bakar yang tidak merata atau terlalu kaya (lebih banyak bahan bakar daripada udara) di dalam silinder mesin. Ini dapat terjadi jika sistem injeksi bahan bakar tidak berfungsi dengan baik atau jika sensor-sensor yang mengukur aliran udara dan tekanan bahan bakar rusak. Nah jika sistem injeksi tidak tidak bekerja optimal maka akan menciptakan letupan dari knalpot.

Masalah Pengapian: 

Sistem pengapian yang buruk atau busi yang aus bisa mengganggu proses pembakaran. Ini dapat menyebabkan kondisi di mana campuran udara dan bahan bakar tidak terbakar sepenuhnya di dalam silinder dan kemudian terbakar di dalam sistem knalpot, menghasilkan backfiring. Nah jadi intinya kondisi busi yang rusak juga dapat menjadi penyebab terjadinya knalpot nembak-nembak.

Sistem Pembuangan yang Buruk: 

Knalpot yang bocor, retak, atau tersumbat dapat mengganggu aliran gas buang. Jika gas buang tidak dapat keluar dari sistem pembuangan dengan benar, itu dapat menciptakan tekanan yang tidak merata di dalam sistem, yang dapat menyebabkan backfiring.

Pengaturan yang Salah: 

Konfigurasi atau pengaturan yang salah pada sistem injeksi bahan bakar atau pengaturan ECU (Engine Control Unit) dapat mengganggu pembakaran yang benar. Terkadang, perubahan pada sistem knalpot atau modifikasi mesin juga dapat mempengaruhi pembakaran dan menyebabkan backfiring.

Udara yang Masuk ke Sistem Pembuangan: 

Ketika udara yang tidak terbakar masuk ke sistem pembuangan, itu dapat menghasilkan ledakan saat udara tersebut berinteraksi dengan gas buang yang panas.

Sistem Pengendalian Emisi: 

Beberapa sepeda motor dilengkapi dengan sistem pengendalian emisi seperti sistem injeksi udara atau catalytic converter. Jika komponen-komponen ini gagal atau dimodifikasi, mereka dapat menyebabkan serangan balik.

Cara Mengatasi Knalpot Nembak-nembak :

Untuk mengatasi masalah backfiring, penting untuk mengidentifikasi penyebabnya. Biasanya, ini melibatkan pemeriksaan komponen-komponen kunci seperti sistem injeksi, sistem pengapian, dan sistem knalpot. Jika Anda tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang mekanik kendaraan, sebaiknya bawa ke bengkel motor yang handal untuk melakukan diagnosa dan perbaikan yang diperlukan. 

Saya mempunyai pengalaman beberapa waktu lalu dimana motor Beat FI Eco Tahun 2019 saya mengalami knalpot nembak-nembak. Memangsih tidak mengurangi performa,namun cukup mengganggu juga dengan adanya suara yang membut telinga tidak nyaman tersebut.

1. Periksa Knalpot dan Busi

Langkah pertama yang paling mudah dilakukan adalah memeriksa Knalpot dan Busi. Jika busi motor anda sudah kotor atau rusak maka cukup dibersihkan dengan sikat kawat atau menggantinya jika perlu.

2. Servise TB / Throttle Body dan  Injeksi

Namun jika knalpot dan busi masih normal maka langkah selanjutnya adalah sevice Injeksi dan Throttle Body (TB). Untuk biayanya sendiri adalah :
  • Biaya Service TB/Throttle Body : Rp60.000,-
  • Biaya Service Injeksi Rp50.000,-
  • Total Biaya : Rp110.000,-
Biaya ditempat anda mungkin dapat berbeda, baiay tersebut adalah biaya di bengkel biasa di Jakarta.

3. Membersihkan Sistem Emisi

Sistem pengendalian gas buang di motor Beat Injeksi adalah sensor O2. sensor ini juga sekaligus  mengendalikan konsumsi bahan bakar. Posisi sensor O2 di motor Beat terletak di blok mesin dekat lubang pembuangan knalpot.


Untuk membukanya anda membutuhkan kunci khusus. yaitu kunci Shock ukuran 17mm dan anda juga harus menggerindanya agar muat dengan kabel sensor O2. sehingga ketika memudahkan ketika memutarnya.


Jika Sensor kepala sensor kotor ,maka sebaiknya anda membersihkanya, namun jika sudah dibersihkan ternyata knalpot masih nembak.maka sebaiknya anda menggantinya. Untuk biayanya sendiri adalah :

  • Kunci Shock 17mm : Rp19.000,-
  • Biaya Gerindra membelah kunci : Rp10.000,-
  • Biaya Pergantian Sensor O2 : Rp200.000,-
  • Total : Rp229.000,-

Kesimpulan

Nah itulah beberapa penyebab knalpot nembak. Untuk mengatasinya sebaiknya anda membawa motor kesayangan ke Bengkel yang handal atau Resmi. Karena jika hanya membawa ke bengkel biasa maka besar kemungkinan akan terjadi salah diagnosa sehingga penanganannya tidak tepat dan Anda malah keluar banyak biaya seperti yang terjadi pada saya.
Hanaka
Hanaka Paham Kesehatan, tertarik dengan Bisnis,Financial, Career Planning,Technology,Otomotif, Fashion & Beauty,Culinary.

Posting Komentar untuk "Cara Mengatasi Motor Beat Injeksi nembak-nembak serta Biaya Servicenya"